DIABETIC RETINOPATHY

 

CERITA PRIBADI PASIEN:

Temui Ms Lim, Seseorang berusia 44 tahun yang dinyatakan akan kehilangan penglihatannya karena Retinopati Diabetik. Inilah ceritanya.

Saya selalu percaya pada perawatan kesehatan preventatif. Dan sebagai penderita Diabetes Tipe 1, saya menemui dokter secara rutin untuk uji kesehatan menyeluruh dimana foto retina saya diambil oleh teknisi. Meskipun saya biasanya menerima kabar baik, saya selalu takut akan pemeriksaan ini.

Kira-kira empat tahun yang lalu, selama pemeriksaan saya yang biasa, saya melihat senyuman dokter saya memudar saat dia melihat gambar retina mata saya. Dia bilang mata saya terkena diabetes dan saya butuh perawatan. Dia mengatakan bahwa dia ingin merujuk saya ke spesialis mata, karena dia melihat sesuatu di sini yang tidak normal.

Saya terkejut.

Sekali dalam hidup saya, saya tidak dapat berbicara, terkejut dengan apa yang baru saja dia katakan. Saya tidak tahu harus berbuat apa. Saya tidak mengerti apa yang sedang terjadi.

Setelah beberapa hari, saya mendapati diri saya duduk di kantor Dr Vanessa. Nama saya dipanggil dan dia mulai melakukan tes, pemindaian dan pengujian. Setelah selesai, Dr Vanessa menatap saya dan berkata, “Anda perlu mendapat perhatian segera. Peluang Anda untuk kehilangan penglihatan lebih jauh sangat tinggi. Anda butuh perawatan SEKARANG. “

Saya tidak dapat mempercayainya, terutama karena saya mengira bahwa penglihatan saya yang agak kabur adalah karena penuaan. Namun, rasa urgensi Dr Vanessa jelas, saya dalam masalah besar. Saya benar-benar harus menerima yang tidak dapat diterima, mengabaikan penyangkalan saya dan melakukan sesuatu dengan cepat.

Dr Vanessa menjelaskan rencana pengobatan termasuk laser dan suntikan. Benar-benar saya bilang, suntikan di mata? Tapi saya tidak peduli apa yang harus saya lakukan. Pada saat itu, tidak ada apapun, benar-benar tidak ada apapun yang lebih buruk dari menjadi buta.

Pengobatan

Yang saya temukan adalah, bagi saya, suntikannya sangat mudah ditolerir dan cepat. Sejujurnya saya hanya merasakan sedikit. Laser sedikit lebih sulit, tapi sekali lagi, bisa ditahan. Selama beberapa minggu, saya menjalani beberapa perawatan laser dan beberapa suntikan di tiap mata.

Akhirnya kabar baiknya, pada kunjungan lanjutan, saya diberi tahu bahwa untuk saat ini, saya berada di luar bahaya dan bahwa saya tidak memerlukan perawatan lebih lanjut pada saat itu. Saya telah menghindari peluru besar dan saya mengetahuinya. Saya merasa sangat bersyukur.

Jika ada hikmah dari ini, itu adalah bahwa saya tidak bisa cukup menekankan pentingnya memeriksa mata Anda secara teratur. Jangan terkecoh dengan berpikir bahwa hanya karena Anda tidak memiliki gejala berarti semuanya baik-baik saja. Jangan biarkan ketakutan membuat Anda tidak mengurus diri sendiri. Anda berhutang pada diri sendiri untuk tetap mengedepankan kesehatan Anda, terutama jika Anda menderita diabetes.

Newsletter Sign Up